Asia bersatu sahut seruan Sri Paus merawat ciptaan Tuhan

Para pemimpin Gereja di seluruh Asia bersatu dalam menyahut seruan Sri Paus Fransiskus untuk peduli pada ciptaan saat Gereja Katolik merayakan peringatan lima tahun ensiklik Laudato si pada minggu ini.

May 23, 2020

Para pemimpin Gereja di seluruh Asia bersatu dalam menyahut seruan Sri Paus Fransiskus untuk peduli pada ciptaan saat Gereja Katolik merayakan peringatan lima tahun ensiklik Laudato si pada minggu ini.

Di Malaysia, beberapa keuskupan misalnya Keuskupan Keningau telah melancarkan kit Laudato Si untuk Kanak-kanak, yang mengajak kanak-kanak mengenal ensiklik Laudato Si serta membuat pelbagai aktiviti mesra alam. Malah kanakkanak turut menghantar video dan gambar mereka dalam talian membuat aktiviti berpandukan kit tersebut.

Dalam sebuah pesan video, Kardinal Ignatius Suharyo dari Jakarta meminta umat beriman untuk memiliki “hati yang mulia” serta menjadikan bumi sebagai tempat yang sejahtera dan damai untuk semua ciptaan.

Di Pakistan, Uskup Indrias Rehmat dari Faisalabad mengingatkan orang-orang Kristian untuk berkomitmen dalam “merawat dan memanfaatkan sumber daya dan ciptaan Tuhan dengan perhatian dan kasih.”

Prelatus itu menghimbau umat beriman untuk menggunakan produk-produk mesra alam ramah lingkungan, bukan kantung plastik yang tidak dapat dikitar semula, yang menimbulkan ancaman bagi kesihatan masyarakat dan alam sekitar, lapor media Vatikan. 

Gereja di India melancarkan buku kecil yang mempromosikan gaya hidup berkelanjutan bahkan selama pandemik coronavirus.

Juga di India, imam Redemptorist, Father Ivel Mendanha menerbitkan serangkaian video yang berisikan refleksi harian tentang kepedulian terhadap alam sekitar.

Manakala para Yesuit di India juga telah mendorong para pelajar untuk bergabung dengan kelompok “Tarumitra (Friends of Trees),” sebuah organisasi mahasiswa yang bertujuan untuk melindungi dan mempromosikan alam yang sihat. --disadur pelbagai media Katolik 

Total Comments:0

Name
Email
Comments