Bila kita berhenti berdoa, jiwa kita berhenti bernafas

Bila kita berhenti berdoa, jiwa kita berhenti bernafas

Mar 15, 2019

TAIPEI, Taiwan: Lebih 10,000 umat Katolik yang menghadiri Kongres Ekaristi Taiwan Keempat telah diseru oleh Kardinal Fernando Filoni untuk menimba rahmat Sakramen Suci ketika mewartakan Injil.

Dalam sebuah homili, prefek Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa itu mengatakan bahawa kehadirannya pada acara yang diadakan 1 Mac tersebut adalah sebagai utusan khusus Paus Fransiskus.

Kardinal Filoni menekankan bahawa evangelisasi tidak hanya diamanakah kepada misionari tetapi kepada setiap uskup, imam, religius dan umat awam, termasuk kanakkanak.

Gereja yang tidak memiliki antusiasme untuk memberitakan Injil tidak akan membuahkan hasil, tambahnya.

Kardinal meminta mereka yang hadir untuk mengundang kenalan mereka pada kongres serupa agar jumlah hadirin akan bertambah menjadi 30,000.

Berlangsung di sebuah stadium sukan di daerah Yunlin Chiayi, kongres tahun ini mengambil tema “Dalam Dikau Sumber Segala Rahmat” yang juga merupakan tema Kongres Ekaristi Antarabangsa ke-52 yang akan berlangsung di Hungaria pada tahun 2020.

Hari itu bertepatan dengan peringatan 11 tahun pelantikan Uskup Thomas Chung An-zu dari Keuskupan Chiyai selaku penyelenggara.

Keuskupan Chiayi memulai persiapan tiga tahun yang lalu, termasuk dengan serangkaian ceramah, menampilkan gerejagereja bersejarah dan pelbagai program pembinaan rohani.

Uskup Chung, yang menyelenggarakan Hari Pemuda Taiwan setiap tahun, mengajak orang muda Katolik untuk mengambil bahagian dalam kongres untuk membantu dan membuat persembahan pentas.

Sorotan lain dari kongres tersebut adalah pelancaran aplikasi telefon pintar Click to Pray versi bahasa Mandarin, yang juga menggunakan pelbagai bahasa Eropah.

Pastor Frédéric Fornos, SJ, direktur internasional Jaringan Doa Sedunia Paus, telah hadir dalam kongres tersebut dan menyampaikan bahawa Paus Fransiskus sangat menekankan pentingnya doa.

“Ketika kita tidak berdoa, hati kita menjadi mati kehabisan nafas,” kata Fr Fornos. — ucanews.com

Total Comments:0

Name
Email
Comments