Doa dan sokongan dari Takhta Suci untuk China

Sri Paus Fransiskus secara khusus mendoakan umat Katolik di China yang merayakan pesta Bonda Maria, Penolong Umat Kristian dan Pelindung China pada 24 Mei.

May 30, 2020

ROMA: Sri Paus Fransiskus secara khusus mendoakan umat Katolik di China yang merayakan pesta Bonda Maria, Penolong Umat Kristian dan Pelindung China pada 24 Mei.

Fransiskus memberi keyakinan kepada umat Katolik China bahawa “Gereja universal, di mana anda merupakan anggota-anggota yang tidak terpisah, sentiasa diingati, didoakan, berada dekat di hati Sri Paus dan menyokong mereka pada setiap masa!"

Prelatus itu mempercayakan orang-orang China kepada Santa Perawan Maria agar mereka “kuat dalam iman dan tabah dalam persaudaraan, menjadi saksi yang penuh sukacita, pendorong kasih dan harapan, dan warga negara yang baik.”

Dia meyakinkan umat beriman bahawa Bonda Maria akan menemani mereka “dengan doa untuk pencurahan Roh Kudus yang baru.”

Santa Perawan Maria dihormati di China dengan panggilan Bonda Maria, Penolong orang Kristian dan Pelindung China, di Gereja Nasional Bonda Maria dari Sheshan di Shanghai.

Dianggarkan terdapat 10 juta umat Katolik di China, enam juta di antaranya terdaftar di Asosiasi Patriotik Katolik China, sebuah organisasi yang didirikan oleh negara China pada tahun 1957.

Pada 2018, Vatikan dan pemerintah China menan datangani perjanjian tentang pelantikan para uskup di China. Pada bulan Januari, Kongres A.S. melalui Komisi Eksekutif Kongres tentang China melaporkan peningkatan penganiayaan terhadap umat Katolik China setelah kesepakatan Vatikan-China pada tahun 2018.

Laporan itu, menyatakan dalam tempoh Ogos 2018 hingga Ogos 2019, mencatat penganiayaan terhadap orang-orang Kristian, Muslim dan gereja-gereja atau kumpulan-kumpulan keagamaaan yang tidak terdaftar.

Sri Paus Fransiskus secara khusus mendoakan umat Katolik di China yang merayakan pesta Bonda Maria, Penolong Umat Kristian dan Pelindung China pada 24 Mei. -- Ucanews

Total Comments:0

Name
Email
Comments