Hari Minggu Kateketikal 2019: Kristus Misi kita!

Hari Minggu Kateketikal 2019: Kristus Misi kita!

Jan 25, 2019

Pada hari ini Gereja merayakan Hari Minggu Kateketikal. Tema Minggu Kateketikal tahun ini, “Kristus Misi Kita” (Fil 1:21) merupakan panggilan untuk semua umat Katolik yang telah dibaptis untuk memperkenalkan Kristus kepada orang lain, khususnya mereka yang di sekeliling kita.

Perayaan Hari Minggu Kateketikal mengingatkan kita akan betapa pentingnya katekesis. Para ibu bapa, katekis, fasilitator Inisiasi Kristian Dewasa ( IKD) dan semua umat Kristian terlibat di dalam formasi orang-orang Kristian. Katekesis juga adalah bentuk pengajaran dan pewartaan iman. Ia juga cara untuk membina Kerajaan Tuhan di kalangan kanak-kanak dan orang dewasa. Sabda Yesus di dalam teks dari Injil Matius (28:19-20) mengingatkan kita akan tugas Kristian kita.

“Pergilah kepada semua bangsa di seluruh dunia dan jadikanlah mereka pengikut-Ku. Baptislah mereka dengan menyebut nama Bapa, Anak, dan Roh Tuhan. Ajarlah mereka mentaati segala yang sudah Aku perintahkan. Ingatlah, Aku akan sentiasa menyertai kamu sehingga akhir zaman.”

Hari Minggu Kateketikal adalah merupakan hari yang dirayakan untuk menimbulkan kesedaran kepada kita terhadap perkara berkaitan dengan perkongsian iman dengan yang lain. Perayaan ini tidak terhad kepada para Katekis dan fasilitator IKD, ianya perayaan untuk semua.

Dalam amanat apostolik pertama Bapa Suci Fransiskus, Evangelii Gaudium (Sukacita Injil), dia mengingatkan kita bahawa sebagai umat Katolik yang telah dibaptis, kita semua adalah Katekis dan penginjil. Maka sebagai umat Katolik, kita selalu didorong untuk mempelajari iman kita, tetapi yang paling utama kita dipanggil untuk memberi kesaksian tentang hidup Yesus yang berkarya dalam hidup kita.

Siapa itu Katekis
Kehidupan dan jati diri seorang Katekis tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan mahupun sebagai anggota Gereja dan Masyarakat.

Mengingat keberadaan Katekis di kalangan masyarakat dan umat beriman Katolik lainnya, sudah selayaknya seorang Katekis harus memenuhi beberapa kriteria atau persyaratan, di mana kriteria atau persyaratan tersebut bertujuan untuk menjamin kualiti hidup dan tugas perutusannya dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta diharapkan dapat tampil sebagai peribadi yang bermutu, sama ada dalam hidup rohani mahupun peribadinya sehingga dia mampu membawa orang lain mengenal dan mengimani Yesus Kristus.

Berikut pelbagai kriteria atau persyaratan yang diperlukan untuk menjadi seorang Katekis :

--Memiliki Hidup rohani yang mendalam (doa, membaca kitab suci, devosi)
--Memiliki nama baik sebagai peribadi dan keluarga (dalam hidup iman dan moral)
--Diterima oleh umat (dapat diterima oleh umat di kawasan dia tinggal)
--Mempunyai komitmen yang tinggi untuk mewartakan khabar gembira (dedikasi).
--Mempunyai pengetahuan yang memadai (kitab suci, moral, teologi, liturgi, dsb)
--Mempunyai keterampilan yang cukup (yang diperlukan dalam proses pewartaannya) Dalam menghayati dan menyedari jati diri sebagai Katekis, seorang Katekis mampu mengembangkan semangat hidup yang dapat dijadikan tolak ukur tugas perutusannya, antara lain :
--Katekis adalah orang beriman (dapat menjadi contoh orang beriman lainnya).
--Katekis mempunyai hubungan akrab dengan yang ilahi (dengan memiliki hidup rohani yang mendalam).
--Katekis terbuka pada karya Roh Kudus (menyedari sepenuhnya bahawa dasar pertama dan utama kegiatan ini adalah Roh Kudus.
--Menyedari panggilan dan perutusannya (bersyukur di atas panggilan Tuhan).
--Katekis adalah anggota keluarga (relasi dengan keluarga).
--Katekis adalah anggota umat (relasi yang baik dengan umat).
--Katekis adalah peribadi yang sederhana dan rendah hati (tidak sombong/angkuh).
--Katekis bersemangat melayani (memiliki sikap dan semangat melayani seperti Yesus Kristus).
--Katekis rela berkorban (berkorban waktu, tenaga, kepentingan peribadi, keluarga, harta).
--Katekis tetaplah awam (tetaplah seorang awam dan bukan hierarki).
--Katekis mahu belajar terus menerus (belajar terus menerus.
--Katekis dapat bekerja sama (dapat bekerjasama baik dengan pastor paroki, pengerusi MPP serta pelbagai pihak).

Apa itu Katekesis?
Katekesis ialah pembinaan iman untuk kanak-kanak, kaum muda dan orang-orang dewasa, khususnya mencakup penyampaian ajaran Kristian, yang pada umumnya diberikan secara tersusun dan sistematik, dengan maksud memberi pemahaman kepada para pendengar memasuki kepenuhan hidup Kristian (Cathechesi Tradendae 18)

Dalam konteks ini katekesis adalah suatu bentuk pengajaran, pendalaman, dan pendidikan iman agar seorang Kristian semakin dewasa dalam iman. Dewasa ini Katekesis juga dikaitkan sebagai pengajaran sekaligus latihan-latihan bagi para calon baptis, atau kita seperti yang kita Inisiasi Kristian Dewasa.

Katekesis mempunyai tempat yang penting dalam sebuah program Gereja, katekesis bukanlah bersifat doktrin bukan juga sakramen. Namun katekesis adalah hal yang penting dalam sebuah pelayanan gereja. Dapat dilihat dalam prosesnya, katekesis melibatkan banyak pihak dalam gereja.

Dalam sesebuah Paroki, kita pasti biasa mendengar adanya Komiti Kateketikal. Komiti ini berperanan untuk mengajar, mendidik dan membimbing kanakkanak, remaja dan dewasa mengenai Tuhan Yesus, tentang karya- Nya, tentang penyelamatan-Nya dan juga kehidupan praktikal para pengikut Kristus. Dengan demikian kateketik menjadi sangat penting dan merupakan suatu keharusan demi mewujudkan seorang Kristian yang berkualiti.

Kateketik adalah suatu proses yang sangat menolong warga gereja dalam bertumbuh, dan juga merupakan suatu langkah awal dalam menghadapi kehidupan utuh sebagai Kristian yang telah diperlengkapi dengan pemahaman iman Kristian.

Dalam perkembangannya pada masa sekarang ini katekesis dilakukan dalam mempersiapkan seorang yang muda secara rohani dalam menghadapi sisi. Katekesis juga dibagi dalam pelbagai ruang lingkup sesuai keperluan warga gereja.

Namun pada dasarnya kateketik bertujuan mendewasakan iman jemaat sehingga jemaat semakin bertumbuh dalam iman dan juga semakin mengerti tentang pemahaman iman Kristian yang benar. Para pelayan katekesis juga haruslah yang benar-benar faham tentang kebenaran, sehingga ketika bertindak sebagai pengajar dan pembimbing, dapat mengajarkan sesuai dengan pengajaran Alkitab agar mereka yang dibimbing dapat bertumbuh ke arah yang benar, iaitu pertumbuhan yang Alkitabiah.

Jadi, katekesis bukanlah hanya sekadar program Gereja yang hanya wajib dilaksanakan. Tetapi merupakan kesedaran iman Umat Kristian untuk menumbuhkan dan mengembangkan iman Gereja

Tahukah anda?
Tahukah anda beberapa istilah yang selalu digunakan dalam bidang kateketikal? Mari ketahui beberapa istilah tersebut:

Katekismus Gereja Katolik (KGK): Buku ajaran iman yang dikeluarkan rasmi oleh pimpinan Gereja.

Katekumen: Calon Baptis, orang-orang yang dalam proses pembelajaran untuk menjadi anggota Gereja Katolik.

Katekumenat: Masa persiapan calon baptis (umumnya 1 tahun)

Kateketik: Ilmu pendidikan agama atau ilmu bina iman, yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan pembinaan iman.

Total Comments:0

Name
Email
Comments