Kenali Santo Anda : Sto Aloysius Gonzaga

Aloysius, santo pelindung bagi belia Katolik, dilahirkan pada Mac 9, 1568. Ayahnya bercita-cita menjadikan Aloysius sebagai perwira tentera yang hebat. Ketika Aloysius berumur lima tahun, ayahnya mengajaknya ke khemah tentera.

Jun 13, 2019

Sto Aloysius Gonzaga
~ 21 Jun ~

Aloysius, santo pelindung bagi belia Katolik, dilahirkan pada Mac 9, 1568.

Ayahnya bercita-cita menjadikan Aloysius sebagai perwira tentera yang hebat. Ketika Aloysius berumur lima tahun, ayahnya mengajaknya ke khemah tentera.

Di sana, Aloysius ikut berarak dalam barisan. Pada suatu hari, dia juga berjaya mengisi dan menembak senapang ketika pasukan tentera sedang beristirahat. Malah belajar mengucapkan katakata kasar daripada para tentera.

Lama kelamaan, Aloysius yang semakin dewasa, mengerti erti kata-kata kasar itu lalu menyesal kerana telah mengucapkannya.

Semasa remaja, Aloysius dikirim ke istana-istana para raja. Kelicikan, kedengkian dan kecemaran merupakan hal biasa di sana. Namun Aloysius sentiasa berhati-hati agar tetap hidup sesuai tanggung jawab Kristianinya.

Suatu ketika, Aloysius jatuh sakit. Hal itu memberinya kesempatan untuk mempergunakan lebih banyak waktu untuk berdoa dan membaca buku-buku yang baik. Ketika Aloysius berumur 16 tahun, dia memutuskan untuk menjadi seorang Paderi Yesuit. Ayahnya menentang keinginannya itu.

Tetapi, setelah tiga tahun, akhirnya sang ayah merestui pilihan Aloysius. Dengan Yesuit lainnya, Aloysius wajib melakukan pekerjaanpekerjaan berat dan kasar. Malah Aloysius tetap rendah diri melayani di dapur dan mencuci piring-piring kotor. Dia selalu mengatakan, “Aku ini sepotong besi yang bengkok. Aku datang kepada agama agar dijadikan lurus oleh tindakan penyangkalan diri dan tobat.”

Semasa kota Roma diserang wabak penyakit, Aloysius mohon agar diizinkan merawat mereka yang sakit. Dia, yang biasa dilayani oleh pelayan-pelayan, dengan senang hati menyeka airmata mereka yang sakit serta merapikan tempat tidur mereka. Aloysius melayani orangorang sakit hingga akhirnya penyakit itu menyerangnya juga.

Total Comments:0

Name
Email
Comments