Kenali Santo Anda Sto Yosef Barnabas ~ 20 Jul

Kenali Santo Anda Sto Yosef Barnabas ~ 20 Jul

Jul 13, 2018

Orang kudus kita pada hari ini namanya tercantum dalam Kisah Para Rasul dalam Kitab Suci. St Petrus menghendaki agar jabatan pelayanan Yudas digantikan setelah kebangkitan Yesus.


Petrus meminta komuniti untuk mengusulkan seseorang. Dia menghendaki seorang yang senantiasa bersama-sama dengan para murid, dari pembaptisan Yesus oleh Yohanes sampai hari Yesus wafat dan terangkat ke syurga.

Umat Kristian perdana mencadangkan dua orang; kedua-duanya layak menduduki jabatan rasul.

Seorang adalah Yusuf yang disebut Barsabas, dan yang lain adalah Matias. “Salah seorang dari kedua-duanya ini akan menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan Yesus,” demikian kata Petrus.

Komuniti itu pun berdoa. “Ya Tuhan,” kata mereka, “Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua-dua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, iaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas.”

Kemudian mereka membuang undi. Yang terpilih adalah Matias. Matias ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul. Tidak banyak yang diketahui orang baik mengenai Matias mahupun Yusuf Barsabas. Penulis Gereja awal, Eusebius, memasukkan Yusuf sebagai salah seorang dari ketujuh puluh dua murid.

Para murid segera menyebar dan pergi ke pelbagai tempat. Hal ini perlu bagi menghindari penganiayaan. Diyakini bahawa Yusuf Barsabas mewartakan Injil ke banyak tempat.

Ia mengerahkan segenap kekuatan demi mewartakan Kabar Gembira. Tidak banyak lagi yang diketahui. Sesungguhnya, bahkan tak didapati catatan mengenai kematiannya. Tetapi, cintanya bagi Gereja dan baktinya, baik dia terpilih ataupun tidak, sungguh merupakan anugerah bagi kita.

Ketika terkadang kita berasa kurang dihargai atas apa yang telah kita lakukan, kita dapat berdoa kepada Roh Kudus untuk membebaskan kita dari keinginan untuk dipuji.

Ketika terkadang kita berasa kurang dihargai atas apa yang telah kita lakukan, kita dapat berdoa kepada Roh Kudus untuk membebaskan kita dari keinginan untuk dipuji

Total Comments:0

Name
Email
Comments