Mantan superior Yesuit, Fr Adolfo Nicolás, meninggal di Tokyo

Pemimpin umum ke-30 Serikat Yesus atau Yesuit, meninggal di Tokyo, Jepun, pada 20 Mei. Dia berusia 84 tahun. Father Adolfo Nicolás, seorang Yesuit berasal dari Sepanyol, memimpin ordo religius terbesar di dunia itu, selama lapan lapan tahun dari 2008 hingga 2016.

May 23, 2020

TOKYO, Jepun: Pemimpin umum ke-30 Serikat Yesus atau Yesuit, meninggal di Tokyo, Jepun, pada 20 Mei. Dia berusia 84 tahun. Father Adolfo Nicolás, seorang Yesuit berasal dari Sepanyol, memimpin ordo religius terbesar di dunia itu, selama lapan lapan tahun dari 2008 hingga 2016.

Imam yang sudah menderita sakit selama beberapa waktu itu, bertemu dengan Sri Paus Fransiskus, juga seorang Yesuit, pada 26 November 2019, semasa kunjungan Sri Paus ke Jepun.

“Dengan kesedihan, tetapi pada saat yang sama penuh dengan rasa terima kasih, saya ingin menyampaikan kepada anda sekalian bahawa hari ini … Tuhan memanggil Pastor Adolfo Nicolás, mantan pemimpin umum kita,” demikian pesan dari Pastor Arturo Sosa, superior jenderal Yesuit  masa ini.

Pastor Nicolás terpilih sebagai superior jenderal Yesuit pada 2008, menggantikan Pastor Peters Hans Kolvenbach. Semasa memimpin kongregasi, kata Pastor Sosa, Pastor Nicolas dikenali sebagai seorang yang  memiliki “selera humor, keberanian, dan kerendahan hati.”

Dia adalah seseorang dengan semangat pelayanan yang menggembirakan kepada orang lain, dan tetap tersenyum meskipun di tengahtengah pekerjaan yang memberi tekanan. 

“Sebagai pemimpin umum, beliau membawa panggilan misionarinya yang mendalam bagi tarekat, yang membantu kami melihat kesejagatan misi dari perspektif dan keinginan untuk  menyajikan Khabar Baik di seluruh penjuru dunia,” tambahnya.

Pastor Sosa mengatakan bahawa Pastor Nicolás tidak pernah lelah mengingatkan kami akan kedalaman kehidupan spiritual dan kedalaman intelektual sebagai karakteristik dari panggilan Serikat. Yesus.

“Dia memilih preferensi kerasulan universal dan mempromosikan restrukturisasi Serikat untuk beradaptasi dengan realiti baharu dunia dan lembaga kerasulan kita,” kata Pastor Sosa.

Pastor Nicolás melayani Serikat Yesus dalam pelbagai pelayanan, termasuk sebagai akademi yang mengajar teologi di Jepun dan sebagai direktur East Asian Pastoral Institut di Ateneo de Manila di Filipina. --ucan

Total Comments:0

Name
Email
Comments