Matikan telefon bimbit setiap Jumaat masa Pra-Paskah

Matikan telefon bimbit setiap Jumaat masa Pra-Paskah

Mar 15, 2019

DHAKA: Dalam sebuah pesan Pra-Paskah untuk orang muda Katolik (OMK) di Bangladesh, Kardinal Patrick D’Rozario dari Dhaka meminta mereka untuk lebih mendekatkan diri kepada Yesus Kristus dan tidak menggunakan telefon bimbit setiap Hari Jumaat sepanjang Masa Pra-Paskah.

“Orang muda yang terkasih, sepanjang Masa Pra-Paskah ini saya minta kalian untuk melakukan sebuah pengorbanan unik.

“Saya mohon kalian untuk tidak menggunakan telefon bimbit mulai pukul 6.00 pagi hingga 6.00 petang setiap Hari Jumaat sepanjang Masa PraPaskah, kalian boleh memperkuat hubungan kalian dengan sesama dan dengan Yesus Kristus,” kata kardinal.

Pesan kardinal senada dengan pesan Paus Fransiskus untuk Orang Muda Katolik di Bangladesh yang disampaikan semasa kunjungannya ke negara itu tahun lalu.

Kardinal menegaskan kembali permintaannya semasa homili pada Misa Rabu Abu yang dirayakan secara konselebrasi di Gereja Rosario Suci di Dhaka pada 6 Mac lalu.

“Para sahabat muda yang terkasih, saya tahu kalian menyayangi telefon pintar kalian. Tetapi rasa sayang ini hendaknya tidak melebihi rasa sayang kalian kepada sesama dan kepada Yesus Kristus yang menyelamatkan umat manusia dari segala dosa," katanya kepada lebih dari 3,000 umat Katolik.

“Dunia zaman sekarang ini penuh kegilaan — kita perlu meraih segala sesuatu di sepanjang jalan kita. Tetapi ingat, kita datang tanpa membawa sesuatu dan tidak ada sesuatu yang akan pergi bersama kita. Hanya perbuatan baik kita yang akan ditinggalkan. Maka marilah kita melakukan hal-hal baik kepada sesama sesering mungkin.”

Permintaan kardinal tersebut mendapat pelbagai respon daripada kaum muda. "Saya menyambut baik pesan Bapa Kardinal. Tetapi saya sungguh ragu apakah orang muda yang benar-benar ketagihan telefon bimbit akan memperhatikan permintaan ini. Saya berpendapat Bapa Kardinal boleh sahaja meminta mereka untuk tidak menggunakan telefon bimbit setiap hari," kata William Nokrek, seorang umat Katolik awam dari Suku Garo dan juga mantan ketua Gerakan Mahasiswa Katolik Bangladesh, kepada ucanews.com.

Subodh Baskey, seorang umat Katolik awam dari Suku Santal dan juga aktivis sosial, mengatakan permintaan kardinal untuk mengurangi penggunaan telefon bimbit sangat tepat tetapi hendaknya hal ini dilakukan setiap masa.

“Pantang (menggunakan telefon bimbit) hendaknya dipraktikkan sepanjang tahun, bukan hanya semasa Masa Pra-Paskah sahaja

“Selain itu, kita juga harus menjalani kehidupan yang sederhana dan jujur. Sia-sia sahaja kalau seseorang pantang daging atau pantang menggunakan telefon bimbit selama Masa Pra-Paskah tetapi tidak mengubah kebiasaan buruk atau tidak menghindari perbuatan dosa,” katanya kepada ucanews.com.

Menurut Komisi Regulasi Telekomunikasi Bangladesh, negara berpenduduk sekitar 165 juta itu memiliki lebih dari 156 juta pengguna telefon bimbit pada 2018. — ucanews.com

Total Comments:0

Name
Email
Comments