Herald Malasiya Online

You are Here:  Home   News

Apa yang harus ku perbuat?

Published On December 11 , 2009
Comments(1)  |   Mail  |   Print  |  
Kisah Injil hari ini merupakan lanjutan cerita Injil minggu lalu.

Dalam Injil minggu lalu, Yohanes mewartakan tentang pertaubatan, “bertaubatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Tuhan akan mengampuni dosamu.”

Sebagai hasil dari pewartaan itu ialah setiap orang bertanya kepada Yohanes Pembaptis tentang apa yang mereka lakukan supaya dosa mereka memperoleh pengampunan.

Terhadap soalan-soalan itu, Yohanes Pembaptis menjawab supaya mereka hendaknya bersikap harmoni dan rela berbagi dengan orang-orang yang menderita dan tidak punya apaapa.

Mereka mesti bertindak adil dan berlaku jujur. Mereka tidak boleh merasuah dan menekan hak-hak asasi manusia. Menurut Yohanes, Tuhan menawarkan keselamatan kepada semua orang.

Namun, sesiapa yang tidak rela membantu sesamanya atau bertindak tidak adil terhadap orangorang lain atau memeras dan mengugut saudara-saudarinya, tidak akan memperoleh keselamatan yang dijanjikan Tuhan itu. Mahatma Gandhi, pemimpin rohani bangsa India, pernah mengatakan, “Dalam erti tertentu, kita semua adalah pencuri.” Mengapa?

Menurut beliau, kita adalah pencuri kalau kita memiliki barangbarang yang tidak sangat kita perlukan, sementara banyak orang yang tidak memiliki barangbarang yang sangat mereka perlukan untuk mempertahankan hidup seperti makan-minum, pakaian dan tempat tinggal.

Pernyataan Gandhi itu disebabkan oleh kenyataan bahawa di India ada ratusan juta manusia yang hanya makan sekali sehari, sementara tidak sedikit orang yang hidup dalam kemewahan. Kerana itu, Gandhi menghimbau masyarakat India untuk rela berbagi dengan orang-orang miskin.

Pemandangan yang sama terjadi juga di negara kita di mana penyampaian dan penyaluran kekayaan tidak merata. Kekayaan di Malaysia Timur dan Malaysia Barat, jauh berbeza.

Kekayaan terkumpul pada wilayah-wilayah dan kumpulan tertentu sahaja, sementara masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.

Secara nasional, taburan kekayaan berpusat di wilayah Semenanjung, sedangkan banyak wilayah di Malaysia Timur hidup dalam kemiskinan.

Kehidupan masyarakat bandar jauh lebih baik daripada kehidupan masyarakat di desa-desa. Dalam situasi yang demikian, kita dituntut untuk memperhatikan apa yang dikatakan oleh Mahatma Gandhi. Kita mestinya rela berbagi dan memberi kepada orangorang yang sangat memerlukan.

Kalau pada saat ini, kita bertanya kepada Yohanes Pembaptis tentang apa yang harus saya, anda perbuat supaya kita diselamatkan, jawaban Yohanes mungkin akan tetap sama.

Berbahagilah dengan orang yang miskin. Bertindaklah dengan adil terhadap sesama. Carilah rezeki secara wajar dan halal. Hormatilah hak-hak asasi manusia. Jangan suka memeras dan merampas hak milik orang lain. Singkatnya, jadilah seorang Katolik yang baik.

Demikianlah yang harus kita lakukan dalam masa Adven ini dan selama hidup kita. Hanya dengan demikian, kita akan layak memperoleh keselamatan yang dijanjikan oleh Tuhan. Semoga Tuhan memberkati usaha, niat dan perbuatan baik kita. — Paderi Valentine Gompok OFM Cap
BOOKMARK AND SHARE WITH FRIENDS:;  Digg! Reddit! Del.icio.us! Mixx! Google! Live! Facebook! Slashdot! Netscape! Technorati! StumbleUpon! Spurl! MySpace! Wists! Newsvine! Furl! Yahoo! Ma.gnolia! Squidoo! Swik!
Post A Comment On This Story And Express Your Suggestion
Name:
City/State/Country:
E-Mail:
Comment:

Most Commented News

Security tightened as politicians condemn church attacks
World News-2010-01-08 05:16:00
Married life blues: Women settle down late, choose younger men
Malaysia News-2010-03-11 01:17:01
‘Allah’ decision on Dec 30
Top Stories-2009-12-15 04:35:00
East Malaysian Christians say will continue using ‘Allah’
World News-2010-01-12 02:26:53

Most Emailed News

    Focus
    If a saint has the category of solemnity or feast, for example, St Joseph or St Patrick in some countries, then it is celebrated as normal with vestments of the corresponding colour, the recitation of the Gloria and, on solemnities, the Creed.
    Photo Highlight

    A Haitian boy receives water from U.S. forces at a food distribution point in Port-au-Prince, Haiti.
    Herald Childrens Section
    Herald Youth Special
    Herald Archives
    Wishful drinking and moral resiliencySometimes I hesitate to recommend a book or movie because, though overall its thrust may be moral an....
    Joseph and ChristmasThe background, in so far as we can reconstruct it, to the relationship between Joseph and Mary woul....
    2010 and the challenges aheadOver the course of human history, the human race has hankered after great wealth and power. They hav....

    Top Comments On Stories

    ‘Allah’ crisis holds hope for new dialogueFrom: Top Stories and Catholic Christian News - Commented By : TheCatholic Observer : - The Federal Government should be smart to hold inter religious dialo....
    Malaysia's birth rate remains healthyFrom: Malaysia News - Commented By : TheCatholic Observer : - Malaysia population went up to 28.31 million in 2009.But how many ar....
    Religious freedom in MalaysiaFrom: Letters To Editors - Commented By : Fair Comment : - The point is Is there really religious freedom for non-Muslim religi....
    Disappointment over DPM’s stand on national consultative council From: Top Stories and Catholic Christian News - Commented By : Fair Comment : - Perhaps he wanted to wait till something really serious to happen- t....
    Herald Spiritual Resources