Tiga pesta orang kudus hormati orang sakit dan menderita

Meskipun secara tradisional bulan Februari didedikasikan oleh Gereja Katolik untuk Keluarga Kudus, pada kenyataannya bulan ini adalah bulan saat kita dengan mudah berhadapan dengan tema melayani orang sakit dan menderita, kerana dalam bulan ini ada tiga pesta di mana umat boleh memohon perhatian ilahi bagi mereka yang menderita penyakit fizikal, pesta yang fokusnya meringankan penyakit fizikal.

Feb 20, 2021

Meskipun secara tradisional bulan Februari didedikasikan oleh Gereja Katolik untuk Keluarga Kudus, pada kenyataannya bulan ini adalah bulan saat kita dengan mudah berhadapan dengan tema melayani orang sakit dan menderita, kerana dalam bulan ini ada tiga pesta di mana umat boleh memohon perhatian ilahi bagi mereka yang menderita penyakit fizikal, pesta yang fokusnya meringankan penyakit fizikal.

Pesta Santo Blasius – 3 Februari
Selama berabad-abad Gereja telah melakukan pemberkatan kerongkong pada hari pestanya, 3 Februari. Pemberkatan ini menghormati sebuah cerita hidupnya, ketika dia mengeluarkan tulang ikan dari kerongkong se orang kanak-kanak.

Berkat itu juga memohon, “semoga Tuhan membebaskan Anda dari semua penyakit kerongkong dan dari semua penyakit lainnya.”

Hari Orang Sakit Sedunia – 11 Februari
Santo Yohanes Paulus II merasmikan hari ini dalam Gereja Katolik tahun 1992 dan menetapkan perayaannya pada 11 Februari, sempena Pesta Penampakan Santa Maria di Lourdes.

Alasan mengapa orang kudus itu memilih hari tersebut kerana ramai sakit ke Lourdes dengan mengharapkan penyembuhan fizikal atau spiritual. Ramai yang sembuh dengan dibenamkan ke dalam air di Lourdes.

Valentine’s Day atau Hari Santo Valentinus – 14 Februari
Menurut beberapa legenda, Santo Val entinus adalah seorang paderi-doktor, yang menyembuhkan puteri seorang penjaga penjara Romawi. Penyembuhan ajaib ini menyebabkan keluarga itu menjadi Kristian dan akhirnya Valenti nus menjadi martir.

Menariknya, Santo Valentinus dianggap pelindung terhadap wabak dan pelindung bagi semua orang yang menderita epilepsi. – Aletia

Total Comments:0

Name
Email
Comments