Berapa kali buat tanda Salib dalam Misa?

Di hadapan kerusinya, Paderi yang memimpin Misa membuat tanda salib bersama umat.

Jan 13, 2017

Soalan; Di hadapan kerusinya, Paderi yang memimpin Misa membuat tanda salib bersama umat. Dengan lantang Paderi menyatakan, “Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.” Umat menyahut: “Amin!” Inilah tanda salib pertama dalam Misa. Ritual Misa kemudiannya diteruskan. Berapa kali sebenarnya kita harus membuat tanda salib dalam Misa?

Salib, nama Allah

Dalam alfabet Ibrani kuno huruf Tau (T) berbentuk salib, maka huruf yang mengacu pada Kitab Yehezkiel 9:4 itu dianggap Origenes sebagai prediksi untuk tanda salib yang diterakan pada dahi orang Kristian.

Tertulianus mengajar bahawa orang Kristian hendaknya membuat tanda salib pada dahi setiap kali hendak melakukan kegiatan. Dalam perkembangan selanjutnya, perayaan liturgi sakramental dan non-sakramental lainnya juga menggunakan tanda salib.

Ritual ini sebenarnya mengungkapkan peristiwa penting dari iman kristiani dalam satu rangkuman gerak.

Tanda salib pada bahagian tubuh memberi daya bagi seluruh tubuh. Tubuh Kristus yang tersalibkan menyentuh tubuh kita dan menyiapkan tubuh kita untuk mengalami hal yang sama dengan Tubuh Kristus.

Nama Bapa, Putera, Roh Kudus disebutkan untuk menyatakan bahawa misteri Tuhan Tritunggal telah diwahyukan melalui kematian Yesus di kayu salib.

Semasa Misa berlangsung akan terlihat lebih rinci lagi bagaimana korban salib itu dihadirkan kembali. Tubuh kita pun akan didekatkan dan dipersatukan dengan Tubuh Sang Tersalib itu.

Frasa “dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus” daripada Yesus sendiri, Dia mengucapkannya sebelum naik ke Syurga, ketika mengutus para Rasul.

Tuhan yang Esa itu mempunyai satu nama: “Bapa, Putera, Kudus.” Itulah nama utuh Tuhan. Terjemahan “dalam nama” dapat difahami sebagai ”ke dalam nama”, sehingga mengingatkan kita pada ritus baptis.

Kita dimasukkan “ke dalam nama Bapa, Putra, Roh Kudus” ke dalam kehidupan Ilahi. Setiap kali membuat tanda salib dan sekaligus mewartakan nama Tuhan Trinitas, kita sedang mengenangkan pembaptisan dan mahu selalu kembali untuk hidup bersama Tuhan.

Jumlah dan jenis

Dalam Misa yang lazim terdapat tujuh kali tanda Salib, baik yang dilakukan oleh umat bersama Paderi mahupun oleh Paderi sendiri.

Di samping tanda Salib Trinitaris (menyebut nama Tuhan Tritunggal), masih ada juga jenis yang lain.

Bila ketujuh-tujuh tanda Salib ini dilakukan dalam Misa?

Membuat tanda salib besar oleh Paderi bersama dengan umat pada Ritus Pembuka untuk diri masingmasing, tiga kali tanda salib kecil pada dahi-mulut-dada sebelum mendengarkan Injil, dan berkat oleh Paderi dengan tanda salib besar untuk umat dan umat membuat pada dirinya sendiri pada Ritus Penutup.

Paderi juga melakukan tanda salib kecil untuk Kitab Injil dan berkat dengan tanda salib untuk roti-anggur pada waktu konsekrasi. Jadi, ada dua jenis tanda salib: [1] lima kali oleh Paderi bersama umat dengan rumus khusus: dua yang Trinitaris (pada Ritus Pembuka dan Penutup); dan tiga yang bukan (sebelum mendengarkan Injil); serta [2] dua kali oleh Paderi saja tanpa rumus khusus (pada bahagian Injil yang akan dimaklumkan dan berkat untuk rotianggur).

Misa adalah suatu bentuk doa bersama, yang merangkai beberapa ritus, yang menyatukan simbol, kata, gerak, dan lagu.

Oleh kerana Misa adalah doa yang paling istimewa, wajarlah jika diperindah dengan banyak unsur yang tak ditemukan dalam bentuk doa lainnya.

Sebagai doa, kita pun mengawali dan mengakhiri Misa dengan membuat tanda Salib Trinitaris. Imam mewartakan ucapan Tuhan Yesus. Umat pun menyetujuinya. Sahutan AMIN adalah “hak suara” umat. Juga pada bahagian-bahagian lain dalam Misa.--Fr Chri

Total Comments:0

Name
Email
Comments